Keterangan: "Serah Terima Jabatan Camat"
Luwu Utara, dikuti dari media Website Resmi http://luwuutarakab.go.id
3 pejabat resmi pimpin 3 kecamatan baru di Kabupaten Luwu Utara. Ketiga pejabat tersebut masing-masing, Muhammad Yamin sebagai Camat Baebunta Selatan, Anjas Rusli sebagai Camat Sukamaju Selatan dan Fatmawati B sebagai Camat Sabbang Selatan. Sebelumnya, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani juga melantik 6 orang lainnya untuk mengisi posisi di 6 kecamatan yang mengalami pergeseran camat pada mutasi yang digelar Pemerintah Daerah Luwu Utara di penghujung tahun 2018 lalu.
Enam pejabat yang dimaksud masing-masing adalah Ari setiawan, mantan Camat Seko yang kini bergeser sebagai Camat Masamba, Suryadi, mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Luwu Utara menggantikan Yansen sebagai Camat Rampi, mantan Sekretaris Camat Bone-Bone, Isa Ansari yang kini menjabat sebagai Camat Tanalili, Sekretaris Camat Seko, Akbal yang kini naik jabatan sebagai Camat Seko, Kadri, Sekretaris Dinas Penanaman Modal yang kini mendapat amanah sebagai camat Mappedeceng menggantikan Siti Kidaar yang bergeser sebagai Camat Sabbang.
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani usai menandatangani berita acara serah terima jabatan di Aula La Galigo Rabu (2/01) mengatakan jika pemilihan pejabat untuk mengisi posisi sebagai orang nomor satu di 9 kecamatan sudah melalui pertimbangan yang matang. Selain itu, Indah juga menegaskan camat harus mampu menjadi pengayom masyarakat.
"Serah Terima jabatan camat hari ini merupakan tindak lanjut dari mutasi dan pemilihan pejabat dilakukan dengan pertimbangan yang matang, sesuai dengan pengalaman dan karakteristik daerah yang dipimpin. Selain itu, saya menekankan agar setiap camat mampu mengenali setiap jengkal wilayah masing-masing. Terkhusus dana desa, harus mendapat perhatian lebih dan harus mengacu pada tiga rencana program. Terakhir ada tiga Indeks yang harus mendapatkan pembenahan yaitu Indeks infrastruktur, ekonomi, dan sosial budaya," papar Indah.
3 camat yang menempati tiga wilayah baru di Kabupaten Luwu Utara nantinya akan menempati infrastruktur yang ada terlebih dahulu. Pasalnya, pembangunan infrastruktur kecamatan untuk menunjang kegiatan pelayanan pemerintahan baru akan dimulai pada awal tahun 2019, sesuai dengan alokasi anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya. (*put)