Foto bersama pada kegiatan Pembukaan Sekolah Budaya Luwu Cabang Luwu Utara Angkatan ke-7
Makole Baebunta Sukseskan Pembukaan Sekolah Budaya Luwu Cabang Luwu Utara Angkatan ke-7 dengan Peserta Terbanyak
Baebunta, 30 Maret 2026 — Kegiatan pembukaan Sekolah Budaya Luwu (SBL) I La Galigo Cabang Luwu Utara Angkatan ke-7 sukses digelar di Baruga Latamacelling, Desa Baebunta, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara.
Kegiatan ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan Sekolah Budaya Luwu dengan total peserta mencapai *73 orang, jumlah terbanyak dibandingkan semua angkatan sebelumnya.
Pembukaan ini mendapat dukungan penuh dari YM Makole Baebunta Hj. Andi Syarifah Muhaeminah, SE., M.Si Opu Daengna Puteri yang turut menyukseskan acara sebagai tuan rumah. Hadir dalam kesempatan tersebut Dewan Adat 12 Kedatuan Luwu yang mewakili YM Datu Luwu, Maddika Bua Andi Syaifuddin Kaddiraja, S.E Opu To Sattiaraja.
Acara juga dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesra yang mewakili Bupati Luwu Utara, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh adat dan pemangku adat setempat, Ketua Penggerak PKK Luwu Utara, serta perwakilan Danyon D Pelopor Sulsel.
Sekolah Budaya Luwu merupakan program pendidikan non-formal yang bertujuan melestarikan nilai-nilai luhur adat istiadat dan budaya Luwu, khususnya di kalangan generasi muda. Melalui sekolah ini, peserta diajarkan berbagai pengetahuan tentang sejarah, adat, seni, serta kearifan lokal Luwu agar tetap lestari di tengah arus modernisasi.
Dalam sambutannya, Makole Baebunta Hj. Andi Syarifah Muhaeminah, SE., M.Si Opu Daengna Puteri menekankan pentingnya menjaga identitas budaya Luwu. "Budaya Luwu adalah ruh dari kehidupan kita. Ia tercermin dalam I La Galigo, dalam tatanan adat yang adil dan makmur, serta dalam semangat gotong royong yang selalu kita jaga," tambahnya.
Keberhasilan penyelenggaraan angkatan ke-7 dengan jumlah peserta terbanyak ini menunjukkan antusiasme masyarakat Luwu Utara yang semakin tinggi terhadap pelestarian budaya leluhur.
Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dengan nuansa adat yang kental. Peserta angkatan ke-7 ini diharapkan dapat menjadi agen pelestari budaya Luwu setelah mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran.
Dengan suksesnya acara ini, diharapkan Sekolah Budaya Luwu dapat terus berkembang dan melahirkan generasi yang mencintai serta mampu mengamalkan nilai-nilai budaya Luwu yang luhur.
“Salamaki Tapada Salama”
#opumakolebaebunta36 #opudaengnaputeri